Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terobos Lampu Merah, Pemotor Tewas Terlindas Truk di Sidoarjo
Advertisement . Scroll to see content

Pengakuan Mahasiswa di Sleman Tak Sadar Tabrak Orang saat Dioral Seks: Saya Pikir Tiang

Senin, 18 November 2024 - 13:55:00 WIB
Pengakuan Mahasiswa di Sleman Tak Sadar Tabrak Orang saat Dioral Seks: Saya Pikir Tiang
Mahasiswa pelaku tabrak lari di Jalan Ringroad Utara, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta yang tidak menyadari sudah menabrak orang lantaran mengemudi sambil dioral seks. (Foto: iNews/Heru Trijoko)
Advertisement . Scroll to see content

"Yang ada dipikiran saya nabrak tiang atau trotoar. Habis itu langsung pergi tidak berhenti," katanya.

Dalam kasus tabrak lari tersebut, korban Santoso (45) warga Ngaglik tewas di lokasi kejadian dengan kondisi luka berat di bagian kepala. Tubuh korban tergeletak di pinggir jalan dengan keadaan bersimbah darah.

Informasi diperoleh iNews, tersangka MAT merupaakan warga asal Morowali, Sulawesi Tengah. Dia tercatat sebagai mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta.

Sebelumnya, Kapolresta Sleman Kombes Pol Yuswanto Ardi mengatakan, tersangka MAT ditangkap polisi di asrama mahasiswa wilayah Bantul setelah penyelidikan kasus tabrak lari tersebut.

"Kasus ini bermula dari penemuan mayat yang ternyata korban kecelakaan atau tabrak lari. Pelaku yang mengendarai mobil diduga hilang konsentrasi dan menabrak pengguna jalan hingga tewas," ujarnya, Sabtu (16/11/2024).

Dari hasil penyelidikan terungkap pelaku tidak menyadari menabrak orang lantaran sedang melakukan aktivitas seksual dalam mobil. Pelaku sedang dioral seks oleh teman perempuannya saat mengemudikan mobil.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ karena kelalaian dalam berkendara yang menyebabkan kematian seseorang. Pelaku terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp75 juta.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut