Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BPCB Gelar Ekskavasi Penyelamatan Bangunan Candi di Juntinyuat Indramayu
Advertisement . Scroll to see content

Penemuan Candi yang Diduga Menyamai Borobudur, Lebih Luas dan Megah

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 08:32:00 WIB
Penemuan Candi yang Diduga Menyamai Borobudur, Lebih Luas dan Megah
Penemuan candi yang diduga menyamai Borobudur (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Pada tahap selanjutnya, ditemukan dua arca Buddha, yakni Arca Amithaba dengan sikap tangan dhyani mudra dan Arca Bodhisattva bagian kepala. Tak hanya itu, terdapat pula lapik arca bagian kaki dengan motif padmasana ganda serta bebatuan pada bagian candi 

Lalu pada tahun 2017, kembali ditemukan Arca Dwarapala dengan ketinggian 180 cm yang tidak jauh dari lokasi ditemukannya dua makara. Arca tersebut terpendam di kedalaman 80 cm dari permukaan tanah.

Jika melihat dari situs yang ditemukan, Candi Adan-Adan awalnya diperkirakan memiliki luas hingga 784 meter persegi. Namun setelah dilaksanakan penelitian lanjutan, luas candi itu diyakini melebihi dari luas awal.

Diketahui pula bahwa Candi Adan-Adan dibangun dengan dua bahan utama, yakni batu bata dan batu andesit. Candi ini diasumsikan menghadap ke arah barat laut.

Melihat teknologi pembangunan yang digunakan, candi ini menyerupai Candi Surowono dan Candi Tegowangi yang juga ada di Kediri. Kedua candi tersebut merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit. 

Candi Adan-Adan yang mempunyai latar belakang agama Buddha Mahayana diperkirakan dibangun pada abad ke-11 Masehi. Namun sumber lain menyebutkan bahwa candi ini didirikan bertepatan dengan masa Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Timur.

Sayangnya, situs ini bisa sampai terpendam dan baru saja ditemukan karena telah mengalami 3 kali bencana alam dan 3 kali pembangunan. Kendati demikian, ahli sejarah Belanda sebenarnya telah mencatatkan situs tersebut sebagai temuan candi yang terbuat dari batu bata dan batu andesit pada masa penjajahan.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut