Penampakan Sapi Kurban Jokowi di Bantul, Dibeli dari Polisi Seberat Nyaris 1 Ton
Karena bentuknya yang besar dan gagah, sapu itu dia beri nama Satrio Bimo yang artinya kesatria gagah. Awalnya, Zuli berniat menjadikan Satrio Bimo sebagai sapi kontes, namun Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul melirik untuk diseleksi tim dari Pemda DIY dan pemerintah pusat di Sekretariat Kepresidenan.
"Jadi memang setiap tahun itu dari Bantul menginventarisasi sapi-sapi besar, sapi sehat yang ada di Bantul, kemudian kami ajukan tiga sapi sebagai perwakilan Bantul. Kalau totalnya di seluruh Bantul ada 10 sapi dan ternyata sapi saya terpilih," katanya.
Zuli tak menyangka dihubungi Kementerian Sekretariat Negara (Kemesetneg) empat hari setelah pendaftaran.
"Waktu itu video call, terus akhirnya deal di harga mendekati Rp100 juta," katanya.
Dia mengaku senang sekaligus bangga sapi miliknya dipilih Presiden Jokowi untuk berkurban.