Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup
Advertisement . Scroll to see content

Pemkab Kulonprogo Siapkan Shelter Isolasi Mandiri Gegara Ruangan di RS Rujukan Penuh

Selasa, 15 September 2020 - 09:01:00 WIB
Pemkab Kulonprogo Siapkan Shelter Isolasi Mandiri Gegara Ruangan di RS Rujukan Penuh
RSUD Wates (foto iNews/kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

Dari sebaran konfirmasi Covid-19 setiap kapenewon/kecamatan, yakni Pengasih 20 kasus, Lendah 18 kasus, Sentolo 17 kasus, Temon 15 kasus, Wates dan Galur masing-masing 11 kasus, Kokap lima kasus, Panjatan dan Nanggulan sebanyak tiga kasus, Kalibawang dua kasus, Samigaluh satu kasus, dan Girimulyo nol kasus.

Fajar menjelaskan penyediaan shelter sebagai tempat isolasi tidaklah menyalahi aturan. Menurutnya langkah ini justru sangat membantu pasien yang tidak bisa menjalankan isolasi mandiri di rumah, setelah keluar dari perawatan di rumah sakit. Selain itu, shelter ini diperuntukkan bagi pasien Covid-19 yang tidak membutuhkan penanganan dan perawatan medis secara khusus.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Revisi kelima tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, pasien yang sudah menjalani perawatan di rumah sakit selama 10 hari akan dipulangkan untuk isolasi mandiri. Namun untuk bisa menjalani isolasi mandiri, ada sejumlah syarat, di antaranya ketersediaan kamar mandi dan kamar tidur yang terpisah dari anggota keluarga lain.

"Kami lihat kebanyakan masyarakat di Kulonprogo belum bisa memenuhi syarat itu. Bagi penderita yang tidak memenuhi syarat isolasi mandiri bisa ditempatkan di shelter," katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulonprogo Baning Rahayujati mengatakan dua rumah sakit itu yakni RSUD Wates dan RS Nyi Ageng Serang, Sentolo ruang isolasinya sudah penuh. RSUD Wates yang berkapasitas 16 kamar telah terisi pasien baik yang terkonfirmasi positif maupun suspek.

Sedangkan tempat isolasi khusus di Rumah Sunggah Teratai (RST) yang berlokasi di Kompleks RSUD Wates hampir memenuhi kapasitas. Dari 16 kamar kini hanya tersisa empat yang masih kosong. Dengan kondisi tersebut, mau tidak mau gugus tugas harus mencari tempat isolasi baru. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan lantai dua di RST RSUD Wates.

"Kami sedang proses untuk menggunakan lantai dua RST untuk jadi ruang isolasi tambahan," kata Baning.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut