Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Mama Muda Dibunuh-Dibakar Mantan Pacar di Muara Enim gegara Minta iPhone
Advertisement . Scroll to see content

Pembunuh Ibu Kandung di Cilacap Mengaku Menyesal

Jumat, 10 September 2021 - 10:25:00 WIB
Pembunuh Ibu Kandung di Cilacap Mengaku Menyesal
Tersangka pembunuhan terhadap ibunya saat digelandang di Polres Cilacap. (iNews/Heri Susanto)
Advertisement . Scroll to see content

CILACAP, iNews.id - Pembunuhan sadis oleh anak terhadap ibu kandung membuat geger warga di Kelurahan Martasinga, Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap. Pembunuhan ini dipicu emosi pelaku.

Pelaku RS (23) mengaku menyesal telah membunuh ibunya, Wasitoh (43). Pemuda ini nekat melakukan tindakan sadis itu lantaran sakit hati dan sering dimarahi.

"Ibu sering pilih kasih, sama didiemin sama ibu, sudah lama di diemin. Sudah sering sakit hati. Memang sering bikin ibu marah, contohnya kalau lagi tidak jualan dimarahin. Dimarahinya paling disuruh jualan terus. Saya nyesel pak," kata RS dikutip dari purwokerto.inews.id, Kamis (9/9/2021).

"Untuk hasil pemeriksaan awal tersangka, luapan emosi terhadap korban karena jarang diajak ngobrol, sering diomelin, yang bersangkutan walaupun sudah membantu berjualan bubur namun tidak dianggap sama keluarganya ini tadi," kata Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi. 

Menurutnya, emosi tersebut sudah menumpuk hingga terjadi tindakan pembunuhan. "Ini salah satu motif, jadi dia emosi yang sudah menumpuk kepada ibu kandungnya tersebut, itu yang menjadikan dia untuk melaksanakan pembunuhan terhadap ibunya," ujarnya.

Dia mengatakan jika tersangka merupakan anak sulung dari empat bersaudara. Sebagai kakak, tersangka ini termasuk anak yang pendiam, namun sering membantu ibunya selama ini untuk berjualan bubur.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut