Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK
Advertisement . Scroll to see content

Pembatalan Perjalanan Kereta Diperpanjang, PT KAI Daops 6 Yogyakarta Intensif Perbaiki Sarpras

Selasa, 28 April 2020 - 11:38:00 WIB
Pembatalan Perjalanan Kereta Diperpanjang, PT KAI Daops 6 Yogyakarta Intensif Perbaiki Sarpras
Sejumlah lokomotif menjalani perawatan di Balai Yasa Yogyakarta, selama masa perjalanan kereta api jarak jauh dibatalkan. (Foto : Dok/Humas KAI Daops 6 Yogyakarta)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (Daops) 6 Yogyakarta, memperpanjang pembatalan perjalanan kereta api jarak jauh, sampai dengan akhir Mei 2020. Selama tidak ada perjalanan, pegawai intensif melakukan perbaikan sarana dan prasarana.

“Semua perjalanan kereta jarak jauh baik ke Jakarta, Bandung atau ke timur Surabaya, Malang dibatalkan sampai 31 Mei 2020,” ujar Manager Humas PT KAI Daops 6 Yogyakarta, Eko Budianto, Selasa (27/4/2020).

Pembatalan ini dilakukan sebagai dukungan terhadap kebijakan larangan mudik dari pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran dan penularan Covid-19. Sebelumnya pembatalan sementara perjalanan kereta api hanya sampai akhir April. Namun setelah dilakukan evaluasi, disepakati untuk diperpanjang.

“Setelah evaluasi dan mengikuti perkembangan di lapangan, akhirnya diperpanjang,” katanya.

Bagi masyarakat yang telah memiliki tiket perjalanan mudik, bisa melakukan pembatalkan perjalanan atau menjadwal ulang. PT KAI memberikan uang tiket utuh 100 persen untuk pembatalan tiket keberangkatan KA sampai dengan tanggal 4 Juni 2020. Pembatalan bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Access, maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan. Sedangkan uang pengembalian akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut