Pelantikan Presiden Jokowi, Warga Yogya Syukuran dengan Pesta Budaya
Hal ini dinilainya menjadi cermin pelaksanaan demokrasi langsung. Demokrasi inilah yang perlu dirawat dan dikelola secara bersama demi mewujudkan keadilan dan kesejahteraan warga.
Dalam pesta budaya tersebut ditampilkan beberapa kesenian yang ada di masyarakat. Mulai dari tari angguk, tari kentong rampak, tari gejok lesung, tari tanduk majeng, pembacaan puisi, jathilan, line dance, flashmob dan beberapa kegitan lain.
Pesta rakyat ini juga memadukan kesenian tradisional dan masa lalu. Hal ini menginspirasi bangsa ini agar senantiasa menjaga unsur budaya yang ada sebagai kekayaan bangsa tanpa meninggalkan modernitas menuju kemajuan bangsa.
Puncaknya dilakukan doa kebangsaan oleh tokoh-tokoh lintas agama/keyakinan. Mereka berdoa agar Indonesia semakin maju dan unggul di berbagai lini.
”Kita berdoa memohon keselamatan bangsa dan memohon pemimpin yang amanah, mencintai rakyat dan mampu mensejahterakan rakyat,” kata Habib Fahim Fachmi.
Dalam syukuran ini juga diisi dengan orasi kebangsaan untuk menggelorakan semangat Pancasila sebagai ideologi bangsa. Kegiatan ini juga didukung dari berbagai elemen di masyarakat.
Mereka ingin pesta rakyat berbentuk budaya ini menjadi momentum persatuan nasional, diselenggarakan secara gotong-royong antarseluruh komponen masyarakat.
Editor: Kastolani Marzuki