Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Langkah Pemerintah Atasi Predatory Pricing di Jabar
Advertisement . Scroll to see content

Pelaku Industri Tekstil Hadapi Tantangan Produk Asing yang Banjiri Pasar Domestik

Selasa, 30 Agustus 2022 - 07:30:00 WIB
Pelaku Industri Tekstil Hadapi Tantangan Produk Asing yang Banjiri Pasar Domestik
Pameran di Jogja Fashion Week (JFW) diharapkan mampu membantu UKM fashion menggeliat pascapandemi Covid-19. (Foto: MPI/Erfan Erlin)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Pengusaha Tekstil di DIY menghadapi tantangan pasar yang cukup berat. Pasar global menjadikan produk import membanjiri pasar domestik. 

Ketua Badan Pengurus Provinsi (BPP) Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) DIY Iwan Susanto menuturkan setelah hari Raya Idul Fitri, sebenarnya pasar tekstil domestik ini sangat bagus dan kembali bergairah. Tren masyarakat kembali berbelanja cukup tinggi, apalagi dengan diaktifkan kembali kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). 

"Tahun ajaran baru, masyarakat kembali berburu baju seragam," kata dia, Senin (29/8/2022). 
 
Hanya saja saat ini kondisi pasar domestik dibayang-bayangi pasar global. Pasar ekspor masih lesu dan belum bergairah. Sementara pasar domestik belum sepenuhnya pulih dari pandemi Covid-19. Meskipun belakangan sudah kembali mengalami peningkatan. 

“Produk tesktil import cukup mmebanjiri pasar dan ini menjadi tantangan berat,” katanya.  

Kondisi ini, akan kembali diperparah jika pemerintah akan kembali meningkatkan harga bahan bakar minyak. Kenaikan harga BBM secara otomatis akan menjadikan harga lain meningkat. Pelaku usaha usahaharus bersiap-siap, karena pasti akan menyebabkan daya beli masyarakat turun. 

“Dibanding negara lain, pasar Indonesia sebenarnya masih cukup bagus. Pemerintah harus mampu menjaganya tetap kondusif,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut