Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup
Advertisement . Scroll to see content

Pasokan Menipis, Harga Cabai di Kulonprogo DIY Melonjak 2 Kali Lipat

Senin, 08 Juli 2019 - 19:52:00 WIB
Pasokan Menipis, Harga Cabai di Kulonprogo DIY Melonjak 2 Kali Lipat
Salah satu pasar tradisional di Kulonprogo yang dikunjungi tim untuk membantau harga komoditas bumbu dapur. (Foto: iNews.id/Budi Utomo)
Advertisement . Scroll to see content

“Karena harga mahal, pembelinya juga turun. Kalaupun ada yang beli hanya sedikit,” katanya.

Suharyanto, seorang warga yang membeli cabai mengatakan, kenaikan harga ini membuatnya harus berhemat. Sebagai pedagang makanan, dia mengaku rutin membeli cabai di pasar setiap hari. Namun dengan naiknya harga yang cukup tinggi, kini dia pun harus harus otak.

“Sekarang belinya saya batasi. Kalau yang segar mahal, saya pilih yang lama tapi kualitasnya masih bagus,” ucap pedagang siomay tersebut.

Sementara Ketua kelompok Petani ‘Kisik Pranaji’ Sukarman menuturkan, cabai keriting mereka dijual dengan sistem lelang. Banyak hasil panen yang dikirim ke luar daerah karena harga yang diterima petani terus membaik.

“Di pasar lelang harganya sudah menyentuh Rp42.000 per kilogram. Semoga bisa terus naik,” tuturnya.

Kendati demikian, menurutnya usaha budidaya cabai kadang tidak menentu. Petani bisa saja mendapat untung yang besar. Namun seperti awal tahun lalu, petani justru merugi karena harganya sangat murah di bawah Rp5.000 per kilogram.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut