Pascaserangan Gereja di Sleman, Polda DIY: Kondisi Yogya Kondusif
Yulianto memastikan, saat ini di wilayah hukum Yogyakarta tak ada ancaman serius seperti yang terjadi di Gereja Santa Lidwina Bedok, di Jalan Jambon, Trihanggo, Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). "Secara umum tidak ada (ancaman). Indikasi ke salah satu tempat," ucapnya.
Dia menambahkan,nantinya Satuan polisi dari Sabhara juga dapat turun membantu satu Binmas untuk mengamankan tempat ibadah yang dianggap rawan atau terindikasi adanya ancaman dari serangan aksi teror.
"Kalau Binmas melekat oleh warga, kalau Sabhara itu nantikan dilihat dari potensi ancamannya. Kalau Binmas secara otomatis setiap saat harus melekat di setiap kegiatan masyarakat," ucap Yulianto
Dia melanjutkan, "Jadi setiap kehadiran polisi, setiap kegiatan yang berpotensi ada gangguan Kambtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), maka akan ada polisi berseragam disitu," tandasnya.
Seperti diketahui, Gereja Santa Lidwina di Sleman, Yogyakarta, diserang oleh seorang mahasiswa yang berinisial S, pada Minggu kemarin. Akibat kejadian tersebut, seorang romo bernama Karl Edmund Prier, tiga jemaat, dan seorang polisi menjadi korban serangan.
Editor: Himas Puspito Putra