Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup
Advertisement . Scroll to see content

Pasar Hewan di Gunungkidul Dibuka, Petugas Temukan 32 Ternak Suspek PMK

Selasa, 14 Juni 2022 - 10:20:00 WIB
Pasar Hewan di Gunungkidul Dibuka, Petugas Temukan 32 Ternak Suspek PMK
Petugas kesehatan memeriksa kondisi ternak di Pasar Hewan Siyono Harjo Gunungkidul untuk mengantisipasi menularan penyakit kuku dan mulut. (foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul menemukan 23 ekor sapi dan sembilan ekor kambing suspek penyakit mulut dan kuku (PMK) dari dua pasar hewan di Gunungkidul. Ternak ini ditemukan oleh petugas yang melakukan pengawasan di dua pasar hewan di Gunungkidul dibuka pada Minggu (12/6/2022).   

“Di Pasar Siyono Harjo kami menemukan 13 sapi suspek dan tiga kambing,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari, Selasa (14/6/2022). 

Pasar Siyono Harjo merupakan pasar hewan terbesar di Gunungkidul yang buka setiap hari Minggu. Sedangkan di Pasar Munggi ditemukan 10 sapi dan enam kambing.

“Sehingga semuanya ada 23 sapi dan enam yang kami temukan," kata Wibawanti, Selasa. 

Wibawanti mengatakan, selama pasar dibuka petugas melakukan pantauan terhadap seluruh hewan ternak yang dibawa pedagang. Secara umum kondisi pasar masih cukup sepi. Banyak pedagang yang menyadari bahaya PMK sehingga tidak banyak membawa ternak ke pasar.   

Menurutnya, masyarakat harus belajar dari kasus yang ada. Sempat ada pedagang yang membeli satu ekor sapi yang supek. Setelah dibawa pulang, menular ke 13 ekor sapi yang lain. 

“Ini harus menjadi pembelajaran bagi semua pedagang dan peternak, agar lebih hati-hati terkait bahaya penyakit ini,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut