Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sosok Irjen Kalingga Rendra Raharja, Diberi Amanah Baru Jadi Kapolda NTB
Advertisement . Scroll to see content

Pakar Genetik UGM: Belum Ada Bukti Varian Delta Plus Lebih Berbahaya

Senin, 15 November 2021 - 10:36:00 WIB
Pakar Genetik UGM: Belum Ada Bukti Varian Delta Plus Lebih Berbahaya
varian Delta Plus (Info Grafis: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Virus Corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 terus bermutasi secara alami dan telah menghasilkan Varian Delta Plus. Meski begitu belum ada bukti riset varian ini lebih ganas dan berbahaya. 

“Varian Delta Plus ini merupakan hasil mutasi alamiah pada virus termasuk Sars-Cov2, namun hasil mutasi ini tidak selalu lebih berbahaya,” kata Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM), dr Gunasi, Senin (15/11/2021). 

Menurutnya, sejauh ini belum ada bukti yang menunjukkan lebih ganas atau lebih mudah menular dibandingkan varian induknya, varian Delta. Otoritas Kesehatan Inggris juga baru menggolongkan menjadi Variant Under Investigation, belum VOI ataupun VOC.

Varian ini muncul di Inggris dan saat ini sudah terdeteksi sampai di Malaysia. Agar tidak menular di Indonesia perlu upaya memperketat di perbatasan.

“Untuk mencegah penyebaran varian ini harus dilakukan antisipasi termasuk di perbatasan antarnegara,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut