Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY
Advertisement . Scroll to see content

Okupansi Hotel di DIY Turun, PHRI: Perlu Insentif dan Potongan Pajak

Jumat, 09 September 2022 - 07:59:00 WIB
Okupansi Hotel di DIY Turun, PHRI: Perlu Insentif dan Potongan Pajak
MNC Land Perluas Jaringan Hotel di Yogyakarta. (Foto: dok iNews)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id - Dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai dirasakan kalangan pengusaha hotel dan restoran. Okupansi hotel di DIY turun, sehingga pengusaha minta ada keringanan pajak. 

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono mengatakan, belakangan ini tingkat okupansi hotel sudah mencapai 60-70 persen. Namun kenaikan harga BBM menjadikan okupansi turun menjadi 50 persen.  

“Paling parah dirasakan hotel bintang dua ke bawah,” kata Deddy, Jumat (9/9/2022).  

Bagi kalangan hotel bintang tiga ke atas, kata Deddy masih tertolong adanya meeting, Incentive, convention, exhibition (MICE) dari instansi pemerintah maupun swasta. Sedangkan pesanan hotel ada yang ditunda dan dibatalkan. 

“Sekitar 30 persen pesanan dibatalkan. Ini karena tidak lepas kenaikan biaya transportasi,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut