Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul
Advertisement . Scroll to see content

Mulai 9 Juli, Ponpes Krapyak Bantul Akan Datangkan Santri secara Bertahap

Kamis, 02 Juli 2020 - 08:26:00 WIB
Mulai 9 Juli, Ponpes Krapyak Bantul Akan Datangkan Santri secara Bertahap
Pengasuh Ponpes Ali Maksum Krapyak menerima kunjungan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul terkait dengan persiapan normal baru. (Foot: Antara/Hery Sidik)
Advertisement . Scroll to see content

Ketika sudah tiba di lingkungan pondok pesantren, para santri wajib melakukan karantina mandiri di asrama masing-masing selama 15 hari dan akan dilakukan evaluasi sebelum dapat melanjutkan proses pembelajaran.

"Yang jelas setelah minimal 15 hari karantina pertama selesai, itu pun kita belum bisa menentukan apa akan pas 15 hari setelah itu atau tidak," katanya.

Dia mengatakan hasil evaluasi dari karantina pertama akan menentukan apakah sudah cukup mampu ponpes tersebut menerima tambahan santri dari luar daerah dan kemudian melakukan karantina setelah itu.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Bantul Bashori Alwi mengatakan, sudah intens melakukan sosialisasi terkait dengan protokol kesehatan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Hal ini agar tidak memicu klaster baru penularan virus.

"Kita sudah sosialisasikan terkait dengan protokol kesehatan dan selalu koordinasi dengan pengelola dan gugus tugas yang ada, jadi harus sudah mendapat semacam legitimasi atau sertifikasi dari gugus tugas, jadi harus sesuai dengan protokol kesehatan," katanya.

Editor: Nani Suherni

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut