Minat Warga Yogyakarta Jadi Panitia Ad Hoc Pemilu Rendah
YOGYAKARTA,iNews.id – Minat masyarakat Yogyakarta menjadi panitia ad hoc penyelenggara pemilihan umum (pemilu) tergolong rendah. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yoyakarta sejauh ini baru mendapat 38 pendaftar dalam seleksi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kota Yogyakarta.
Ketua KPU Kota Yogyakarta Wawan Budiyanto mengatakan, setiap kecamatan akan diisi tiga orang panitia ad hoc. Dia menerangkan, sebelum terdaftar sebagai anggota PPK, para calon lebih dulu melewati tahap seleksi baik itu administrasi, tes tulis, dan wawancara.
Namun, kata dia, animo masyarakat sangat rendah untuk mendaftar sebagai panitia ad hoc pemilu. Dia menyampaikan, waktu yang tersisa untuk menjaring panitia ad hoc tersisa dua hari. Dari total yang mendaftar, kuota tiga orang per kecamatan belum terpenuhi.
"Di Gondomanan baru dua (orang yang mendaftar). Yang banyak di Umbulharjo ada delapan," ucap Wawan dalam konferensi pers Pendaftaran Panitia Ad Hoc di Kantor KPU Kota Yogyakarta di Jalan Magelang, Senin (29/1/2018).
Total panitia ad hoc pemilu yang dibutuhkan KPU Kota Yogyakarta dalam pelaksanaan pemilu dan pemilihan presiden (pilpres) sebanyak 42 orang dengan pembagian tiga orang per kecamatan. Jika minat masyarakat tetap rendah, KPU Kota Yogyakarta berencana melakukan jemput bola."PPK ini sangat penting sebagai bagian dari proses demokrasi," katanya.