Mengenang Aiptu Sri Mulyono, Relawan dari Brimob Polda DIY yang Gugur karena Covid-19
“Iya positif Covid-19, terakhir kan di rumah sakit, pakai ventilator itu,” kata Imam kepada wartawan.
Almarhum diketahui positif setelah istirahat dari relawan. Informasinya Sri Mulyono tertular dari anggota keluarganya. Anak dan istrinya juga positif dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Sebulan sebelum meninggal, Mulyono sempat dimutasi dari Brimob ke Sat Sabhara Polda DIY. Mutasi ini dilakukan agar anggotanya yang berusia 35 tahun itu bisa beristirahat. Selama ini almarhum sangat berdedikasi dalam menjalankan tugas di kesatuannya.
“Dia terlalu baik untuk masyarakat. Sempat saya istirahatkan saya pindahkan ke Sabhara sama Samapta,” katanya.
Imam mengenang almarhum sebagai sosok yang ikhlas dalam menjalankan tugas. Dia tidak pernah mau menerima imbalan dari masyarakat. Sri Mulyono pernah menyemprotan disinfektan di pertokoan dan hotel. Tidak sedikit yang memberikan uang atau rokok namun selalu ditolaknya.