Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keji! Siswi SMK di Cianjur Tewas Dibunuh Ayah Tiri, Dijerat Kabel lalu Diperkosa
Advertisement . Scroll to see content

Mayat dalam Sumur Tani di Kulonprogo Ternyata Warga Purworejo

Kamis, 11 Januari 2018 - 13:38:00 WIB
Mayat dalam Sumur Tani di Kulonprogo Ternyata Warga Purworejo
Petugas mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan di sumur tani di Pantai Glagah, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, Kamis (11/1/2018) siang. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Polisi akhirnya berhasil mengungkap identitas mayat yang dibuang di sumur pertanian di lahan pesisir di Pantai Glagah, Desa Glagah, Kecamatan Temon, Kulonprogo, DIY. Mayat berjenis kelamin perempuan, tersebut diketahui bernama Sri Iswanti (22), warga Desa Kesambi, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Tengah.

Setelah dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa petugas ke Rumah Sakit Bayangkara. Identitas korban terungkap setelah polisi melaksanakan pemeriksaan sidik jari menggunakan alat nimbus. Saat ini, petugas kepolisian dari Polsek Temon masih melakukan pengecekan untuk memastikan identitas korban di Purworejo.

Pada saat ditemukan, pagi tadi, petugas sempat kesulitan mengidentifikasi korban lantaran tidak ditemukan satupun kartu identitas yang melekat di tubuh korban. Dari keterangan polisi, korban memiliki ciri-ciri, bertubuh agak gemuk dengan rambut pirang sepunggung. Korban juga mengenakan jam tangan warna emas di tangan kanannya, serta memiliki tato di paha kanannya.

Kapolsek Temon, Kompol Setyo Heri Purnomo mengatakan, saat ditemukan, di tubuh korban ditemukan beberapa luka memar baik di pipi kanan dan kiri higga seputaran dagu. “Awalnya saat ditemukan, tidak ada identitas. Mayatnya langsung dibawa ke RS Bayangkara,” ujarnya.

Kabar adanya penemuan mayat perempuan ini pun beredar cepat di masyarakat. Banyak warga yang menyaksikan proses evakuasi dari dalam sumur. Dari wajahnya warga mengenalinya sebagai salah satu pemandu karaoke (lady companion), yang kerap mangkal di beberapa rumah karaoke yang ada di Glagah dan sekitarnya. Namun mereka tidak ada yang mengenalinya secara pasti.
 
“Beberapa warga mengenali korban adalah LC, tetapi ini masih dicek. Beberapa nama yang dicurigai sebagai korban ternyata masih ada bisa ditelepon,” kata Setyo.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut