Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan Deras Picu Longsor di Kulonprogo, 4 Rumah Rusak dan Sejumlah Jalan Tertutup
Advertisement . Scroll to see content

Masa Panen Tiba, Kementan Minta Bulog Serap Gabah Petani di Kulonprogo

Kamis, 22 Februari 2018 - 17:50:00 WIB
Masa Panen Tiba, Kementan Minta Bulog Serap Gabah Petani di Kulonprogo
Kementan RI saat panen raya perdana beras di Bulan Seworan, Triharjo, wates Kulonprogo. (Foto: iNews/id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Direkur Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Sumarjo Gatot Irianto meminta bulog untuk memaksimalkan penyerapan gabah dari petani di masa panen. Bulog harus mampu menjaga harga beras tetap tinggi agar petani tetap untung.

“Sekarang sudah memasuki masa panen raya, penyerapan harus mulai maksimal,” kata Sumarjo pada panen perdana beras di Bulan Seworan, Triharjo, wates Kulonprogo, Kamis (22/02/2018).

Panen raya itu sudah mulai berlangsung sejak awal tahun di sejumlah daerah. Diperkirakan puncak panen raya padi terjadi pada Maret hingga April mendatang. Untuk itulah, bulog diharapkan mampu menyetok pangan semaksimal mungkin. Sebab tidak semua daerah memasuki masa panen.

Bukan tanpa alasan, saat ada panen raya, pasokan beras akan melimpah dipasaran dan berdampak terhadap harganya yang akan turun. “Di beberapa daerah harga sudah mulai turun, bulog harus segera turun tangan,” katanya.


Di Sulawesi, harga gabah sudah mulai turun di kisaran Rp4.000. Harga serupa juga terjadi di Pati, Jawa Tengah yang sudah mulai turun. Di wilayah DIY, harga masih kisaran Rp5.000an, namun diprediksi akan ikut turun dengan adanya masa panen perdana tersebut. “Bulog harus siap karena untuk panen perdana di bulan Maret,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut