Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti
Advertisement . Scroll to see content

Marak Kasus Kejahatan Jalanan GKR Hemas: Semua Stakeholder Harus Terlibat dalam Penanganan

Selasa, 28 Desember 2021 - 19:17:00 WIB
Marak Kasus Kejahatan Jalanan GKR Hemas: Semua Stakeholder Harus Terlibat dalam Penanganan
Anggota DPD asal DIY GKR Hemas (Foto: doc/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) GKR Hemas mengaku prihatin dengan maraknya aksi kejahatan jalanan (klitih) di wilayah DIY. Tanggung jawab penanganan klitih bukan hanya tugas pemerintah dan penegak hukum, namun semua stakeholder harus ikut terlibat. 

“Mereka (anak pelaku kenakalan) perlu diberikan tempat untuk pendidikan yang lebih baik. Orang tua juga harus paham penanganan ini bukan hanya tanggungjawab dari pemerintah,” katanya usai Rapat Koordinasi Penanganan Kenakalan dan Kejahatan Jalanan Usia Anak di DIY di Gedhong Pracimosono, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (28/12/2021). 

Permaisuri Keraton Yogyakarta ini melihat perlu ada wadah untuk menjalankan pendidikan bagi anak yang menjadi pelaku kenakalan maupun kejahatan. Penanganan kasus klitih juga membutuhkan koordinaasi lintas stakeholder, seperti polisi, Komisi Perlindungan anak Indonesia hingga Lembaga Perlindungan Anak. 

“Wadah pendidikan ini secepatnya harus diwujudkan,” katanya. 

GKR hemas mengatakan, penanganan pada satu tempat pendidikan ini merupakan solusi lain di luar intervensi hukum. Pendidikan yang dijalani pun tidak cukup hanya sebulan dua bulan saja. Pendidikan untuk mengembalikan jati diri anak ini perlu dilakukan bertahap hingga orang tua pun bisa ikut memahami proses pendidikannya.

“Anak merupakan aset bangsa yang masalahnya harus diatasi,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut