Mandi di Bendungan Pekik Jamal, Pelajar SD di Kulonprogo Tewas Tenggelam
Seorang saksi, Supri Naryono (50) mengatakan, saat dirinya datang ke TKP, posisi korban sudah di bangunan pintu air. Saat itu, ada tiga anak-anak yang berusaha mengangkat korban ke atas.
“Saya tahunya sudah di atas. Kemudian saya angkat dan saya letakkan di bawah pohon ini,” katanya.
Supri mengetahui ada anak tenggelam setelah seorang pengendara motor melintas. Saat itu, pengendara tersebut memberi tahu ada anak tenggelam di bendungan dan meninggal. Supri langsung ke TKP dan berusaha mencari korban.
“Mulutnya sudah berbusa, sepertinya saat saya angkat sudah meninggal,” katanya.
Jasad korban kemudian dibawa petugas Puskesmas Panjatan II, ke rumah sakit. Namun, jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka yang ada di Pedukuhan VII Kalurahan Tayuban, Panjatan.
Korban merupakan anak pertama pasangan Susantono dan Yuni Winarsih. Tahun ini dia lulus dari SD Tayuban dan akan melanjutkan ke bangku SLTP. Selama ini korban kerap bermain dengan rombongannya di sekitar kampung saja.
Editor: Kuntadi Kuntadi