Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Demo Mahasiswa di Makassar Orasi di Atas Truk, Soroti Pemborosan APBN
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswa Kendari Tewas saat Demo Ricuh, PP Muhammadiyah Bentuk Tim Advokasi

Jumat, 27 September 2019 - 14:37:00 WIB
Mahasiswa Kendari Tewas saat Demo Ricuh, PP Muhammadiyah Bentuk Tim Advokasi
PP Muhammadiyah. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Pascatewasnya mahasiswa Universitas Haluoleo, Immawan Muhammad Randi, saat demonstrasi ricuh di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis sore (26/09/2019), Majelis Hukum dan HAM (MHH) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah membentuk tim advokasi. Mereka mendesak polisi mengusut tuntas kematian kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang diduga tertembak.

“MHH PP Muhammadiyah telah membentuk tim advokasi baik di tingkat PP Muhammadiyah maupun di Kendari, melalui Majelis Hukum dan HAM PWM Sulawesi Tenggara,” kata Ketua MHH PP Muhammadiyah, Trisno Raharjo, Jumat (27/9/2019).

PP Muhammadiyah meminta kepada kepolisian untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, terbuka, dan profesional. Siapa saja petugas kepolisian yang bertugas melaksanakan pengamanan saat demonstrasi yang berakhir ricuh harus diperiksa. Dengan cara ini, akan bisa ditetapkan siapa pelaku yang telah melakukan cara-cara tidak sesuai prosedur dalam pengamanan demonstrasi.

“Tidak hanya pelaku lapangan, tetapi pimpinan yang menjadi penanggung jawab pengamanan harus diperiksa,” kata Trisno Raharjo.

Trisno menekankan agar dalam pemeriksaan ini, polisi menerapkan dua aturan. Pertama, mendasarkan pada kode etik kepolisian dan kedua, penerapan UU KUHP sebagai pertanggungjawaban pidana.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut