Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BUMD Pangan Jadi Kunci Swasembada, Kemendagri Siapkan Skema Insentif Cold Chain
Advertisement . Scroll to see content

Luncurkan Gempar, Pemkab Kulonprogo Wujudkan Kemandirian Pangan dari Pekarangan

Senin, 27 Juli 2020 - 13:04:00 WIB
Luncurkan Gempar, Pemkab Kulonprogo Wujudkan Kemandirian Pangan dari Pekarangan
Bupati Kulonprogo Sutedjo memanen terong dari lahan pekarangan. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Pemerintah Kabupaten Kulonprogo meluncurkan Gerakan Menanam Pangan di Pekarangan atau Gempar untuk mewujudkan kemandirian pangan. Program ini menggandeng kelompok wanita tani (KWT) yang ada di masyarakat.

“Program ini untuk mewujudkan kemandirian pangan dengan memanfaatkan lahan di pekarangan rumah,” kata Kepala Dinas Pertanian Kulonprogo Aris Nugroho, Senin (27/7/2020).

Aris mengatakan, Gempar merupakan salah satu cara pemanfaatan lahan pekarang yang terbatas. Lahan ini bisa untuk memelihara ikan, ataupun untuk menanam sayuran dan buah. Masyarakat juga bisa menggunakan media polybag ataupun dengan sistem hidroponik.

“Kita libatkan sekitar 203 KWT yang ada di setiap desa,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo Sutedjo mengatakan, secara global pertumbuhan dan persediaan pangan dibanding dengan konsumsi tidak seimbang. Pemkab Kulonprogo telah melaksanakan program intensifikasi maupun ekstensifikasi pertanian untuk meningkatkan produksi pertanian.

Untuk mendukung program ketahanan pangan maupun kemandirian pangan, Pemkab Kulonprogo mencoba mengembangkan program Gempar dengan memanfaatkan lahan pekarangan. Lahan yang dulunya menganggur dan tidak dimanfaatkan dikelola untuk pengembangan pertanian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut