Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY
Advertisement . Scroll to see content

Lubang Besar di Tengah Kali Kuning Bikin Heboh Warga Sleman

Minggu, 10 Februari 2019 - 19:22:00 WIB
Lubang Besar di Tengah Kali Kuning Bikin Heboh Warga Sleman
Seorang warga mengambil gambar kemunculan lubang besar di tengah aliran Kali Kuning di Dusun Sambirejo, Kalasan, Sleman. (Foto: istimewa/twitter)
Advertisement . Scroll to see content

Subhan memastikan kejadian itu untuk sementara tidak berdampak signifikan terhadap konstruksi jembatan maupun bendungan di sekitarnya. "Segera kami tangani agar dampaknya tidak meluas," katanya.

Dia mengatakan, selain mengerahkan dua alat berat, pihaknya juga mempersiapkan bronjong (jaring pengikat batu) sebanyak 80 buah. Selain itu, juga disiapkan batu untuk menutup lubang yang menganga. "Jika tidak ditangani segera dan fungsi bendungan dikembalikan daerah bawah dikhawatirkan juga akan terkena dampak," katanya.

Terkait pintu air yang tidak dibuka saat hujan, pihaknya menjelaskan jika ada prosedurnya. Jika hujan dan potensi banjir besar, pintu air justru harus ditutup. "Jika dibuka dikhawatirkan material akan menyumbat dan pintu air tidak bisa ditutup kembali," katanya.

Kepala Dusun Sambirejo Giyanto menuturkan kejadian tersebut terjadi hari Jumat siang (8/2) sekitar pukul 11.11 WIB. "Sebenarnya kejadian ini bukan yang pertama. Dulu pernah dua kali kejadian (amblas), tapi sudah ditangani dengan gotong royong warga," katanya.

Giyanto mengatakan, sebelumnya warga telah menutup lubang kecil itu dengan karung pasir, terpal dan bambu. Namun pada kejadian Jumat siang itu, tanggul buatan warga tidak bisa menahan desarnya air. "Pintu air tidak bisa dibuka selama 16 tahun akibat rusak, dan tanggul buatan tidak bisa menahan, ya akhirnya jebol lagi," katanya.

Dia membantah bahwa munculnya lubang tersebut karena kegiatan penambangan pasir di sungai itu. "Bangunannya sudah tua dan dulu pernah ada lubang serupa," katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut