Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi
Advertisement . Scroll to see content

Lahan Kebanjiran dan Gagal Panen, Petani Kulonprogo Mengadu kepada Bupati

Rabu, 04 November 2020 - 21:55:00 WIB
Lahan Kebanjiran dan Gagal Panen, Petani Kulonprogo Mengadu kepada Bupati
Petani mengadu ke bupati karena gagal panen dampak banjir dari proyek Pembangunan jalur keret bandara YIA. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Petani di Kecamatan Temon Kulonprogo mengadu kepada Bupati Kulonprogo Sutedjo. Banjir pada 28 Oktober lalu telah merendam lahan pertanian yang mengakibatkan petani melon dan cabai gagal panen.

Perwakilan petani Bayu Puspo Putro Pangaribawa mengatakan, hujan yang terjadi pada 28 Oktober lalu telah merendam sekitar 16 hektar lahan pertanian di Desa Glagah dan Kalidengan. Air telah menyebabkan tanaman menjadi mati dan gagal panen.

Terendamnya lahan pertanian ini, ditengarai dampak dari proyek pembangunan jalur kereta bandara. Proyek tersebut menyebabkan saluran pembuangan air menjadi tersendat. Akibatnya ketika terjadi luapan air di sungai menggenangi lahan pertanian.

“Kami sudah bertemu pelaksana proyek, tetapi tidak ada solusi. Terkesan mereka malah akan menyerah,” kata Bayu, saat mengadu kepada Bupati Kulonprogo di rumah dinas Bupati, Rabu (4/11/2020) malam.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut