Lagi, Densus Amankan Terduga Teroris di Mlati Sleman
Saat dia melihat rumah terduga sudah dalam kondisi terkepung. Setidaknya ada 30 personel Densus 88 berpakaian hitam. Proses penggeledahan berlangsung sekitar satu jam.
“Setelah itu saya tidak tahu lagi karena diizinkan untuk ke masjid,” katanya.
Menurut warga, terduga diketahui memiliki satu orang istri dan tiga orang anak. Saat dilakukan penggeledahan, Nur Hidayat mengaku sudah tidak menemukan terduga. Nur Hidayat mengaku hanya bertemu dengan istri dan dua anak perempuannya. Sedangkan anak laki-laki terduga tidak berada di rumah usai melaksanakan pernikahan akhir pekan lalu.
Informasi yang beredar, terduga ditangkap di Puskesmas Mlati. Setelah ditangkap langsung dibawa ke Mapolda DIY untuk diperiksa. “Kata polisi terduga ditangkap di puskesmas,” ujar Nur Hidayat.
Hingga saat ini Polda DIY belum bisa dikonfirmasi terkait penangkapan tersebut. Polda DIY mengatakan mereka tidak berwenang memberi keterangan karena hanya membantu melakukan pengamanan. Mengenai hal tersebut, Polda DIY menyerahkan langsung pada Densus 88 Mabes Polri.
Sebelumnya Densus 88 menangkap terduga teroris berinisial FA di kawasan Bintaran Kulon, Mergangsan, Yogyakarta. FA ditangkap kemarin Rabu (18/12/2019). Di hari yang sama Densus 88 juga menangkap terduga teroris lain di Dusun Kadisono, Tegaltirto, Berbah, Sleman.
Editor: Rizal Bomantama