Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul
Advertisement . Scroll to see content

Laga PS Tira vs PSIM di Bantul Ricuh, Suporter Serang Wasit dan Pemain

Selasa, 11 Desember 2018 - 19:31:00 WIB
Laga PS Tira vs PSIM di Bantul Ricuh, Suporter Serang Wasit dan Pemain
Petugas Polres Bantul berusaha menghalau puluhan suporter PSIM di Stadion Sultan Agung Bantul. (Foto: Dok.iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

BANTUL, iNews.id - Pertandingan lanjutan Piala Liga Indonesia antara PSIM Yogyakarta melawan PS Tira di Stadion Sultan Agung, Bantul, Selasa (11/12/2018) berakhir ricuh.

Puluhan suporter PSIM masuk ke dalam lapangan pertandingan hingga terjadi aksi saling kejar mengejar dan saling pukul dengan tim dan ofisial PS Tira. Mereka juga berusaha menyerang wasit namun dihalangi puluhan petugas keamanan.

Akibat kejadian itu, sejumlah suporter maupun tim dan ofisial PS Tira mengalami luka-luka. Pihak panitia pelaksana pertandingan juga memutuskan laga dihentikan untuk kemenangan PS Tira dengan skor 2-0. Laga pertandingan antara kedua tim dalam babak 64 ini sebenarnya berjalan menarik. Kedua kesebelasan sama- sama ngotot untuk bisa memenangkan pertandingan. Namun sampai babak pertama berakhir, kedudukan masih imbang 0-0.

Gol baru tercipta pada babak kedua untuk keunggulan PS Tira. Gol ini dicetak Herwin Tri Saputra di menit ke-52 dan Pandi Ahmad Lestaluhu (73’). Gol kedua ini memicu kericuhan setelah Wasit Maulana Nugraha mengesahkan gol Pandu Nugraha karena dianggap off-side. Saat itu, sejumlah suporter yang tidak puas melemparkan botol air minum ke lapangan.

Puncaknya, jelang 10 menit laga bubar suporter PSIM dari tribun timur dan utara melompati pagar dan merangsek masuk ke dalam lapangan dan berusaha mengejar wasit. Mereka juga mengejar dan menyerang pemain PS Tira. Lantaran kalah jumlah, para pemain dan ofisial PS Tira kocar kacir bertahan sebisanya.  Aksi saling pukul dan tedang pun tak terhindarkan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut