Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sampah Berserakan Usai Konvoi Kemenangan Persib Bandung, Botol hingga Sisa Mercon
Advertisement . Scroll to see content

Kurangi Sampah di Kota Yogya, Pakar UGM Usulkan Konsep Berbayar Sesuai Volume

Rabu, 11 Januari 2023 - 19:35:00 WIB
 Kurangi Sampah di Kota Yogya, Pakar UGM Usulkan Konsep Berbayar Sesuai Volume
Warga Yogya diminta mengelola sampah anorganik secara mandiri atau melalui bank sampah mulai Januari 2023. (Foto : Antara)
Advertisement . Scroll to see content

"Dengan sistem berbayar tadi orang akan pikir-pikir mana produk yang saat dibeli sampahnya sedikit, akhirnya produsen juga akan membuat produk yang antisampah," ujarnya.

Sembari menerapkan program itu, Pramono berharap masyarakat mendapatkan pelatihan mengolah sampah secara mandiri di rumah baik sampah anorganik maupun organik. Dengan demikian, sampah yang dibuang ke tempat sampah nantinya tinggal sampah residu.

Untuk diketahui mulai  1 Januari 2023 Pemkot Yogya memulai gerakan nol sampah anorganik sehingga warga hanya bisa membuang sampah organik atau residu di depo atau tempat pembuangan sampah (TPS) sementara. 

Gerakan tersebut ditujukan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA Piyungan sehingga usia teknis tempat pembuangan akhir tersebut bisa diperpanjang.
 

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut