Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Alasan 2 Korban Ledakan Petasan di Nganjuk Tak Ditanggung BPJS
Advertisement . Scroll to see content

Kurangi Risiko Kecelakaan Penderes Nira, Pemkab Diminta Remajakan Pohon Kelapa

Sabtu, 14 Mei 2022 - 19:40:00 WIB
 Kurangi Risiko Kecelakaan Penderes Nira, Pemkab Diminta Remajakan Pohon Kelapa
Aktivitas penderes memanjat pohon kelapa. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id - Pemkab Kulonprogo diminta melakukan peremajaan pohon kelapa di Kecamatan Kokap untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja pada penderes nira. Dinas Pertanian dan Pangan diminta memberikan bantuan bibit pohon kelapa yang cepat tumbuh, pendek dan menghasilkan nira yang banyak untuk peremajaan.

"Saat ini, pohon kelapa yang ada di Kokap sudah tinggi-tinggi dan berisiko tinggi bagi petani nira. Selain itu, nira yang dihasilkan juga sangat sedikit, tidak sebanding dengan risiko yang ditanggung,"kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kulonprogo, Priyo Santoso, Sabtu (14/5/2022).

"Untuk itu, kami berharap Dinas Pertanian dan Pangan segera melakukan peremajaan pohon kelapa di Gunung Kukusan, Kecamatan Kokap," kata Priyo.
 
Ia mengatakan pasar gula merah atau gula Jawa sangat besar. Petani ada yang dijual sebagai gula merah, ada juga petani yang membuat gula semut. Pangsa pasarnya semua besar. 

Hal ini juga perlu adanya dukungan peralatan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian supaya produk gula dari Kokap bisa tembus pasar yang lebih luas lagi.

"Pendampingan pengembangan usaha gula Jawa harus dilakukan oleh dinas teknis, sehingga bisa diproduksi mengikuti selera pasar dan alih teknologi, serta lebih efisien produktif," katanya.

Meski potensi pasar gula semut dan gula Jawa sangat besar, lanjut Priyo, mata pencarian sebagai petani nira masih dipandang sebelah mata. Hal ini karena risiko memanjat pohon kelapa sangat tinggi, dan tidak ada jaminan keselamatan yang pasti.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut