Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga
Advertisement . Scroll to see content

Konsumsi Daging Sapi Mati karena Sakit, 85 Warga Semanu Gunungkidul Terserang Antraks

Selasa, 04 Juli 2023 - 14:16:00 WIB
Konsumsi Daging Sapi Mati karena Sakit, 85 Warga Semanu Gunungkidul Terserang Antraks
Ilustrasi, sebanyak 85 warga Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta positif terjangkit antraks usai mengonsumsi daging sapi mati terpapar antraks. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

Dia menjelaskan, gejala yang timbul terasa mual, pusing hingga munculnya warna hitam di beberapa bagian kulit. Usai dilakukan penelusuran, Dinas Kesehatan Gunungkidul mengetahui penyebab menyebarnya antraks kepada warga.

Ternyata, mereka telah mengonsumsi daging sapi yang telah mati diduga positif antraks. Sapi mati tersebut oleh warga disembelih dan dagingnya dibagikan atau yang lebih dikenal dengan istilah brandu. 

"Ada kematian hewan karena sakit, kemudian dikonsumsi. Kemudian yang ada kontak denga daging itu semua kita ambil darah sampelnya itu ada 125 orang dan yang positif ada 85," ucapnya.

Dinas kesehatan, kata dia kemudian melakukan penelusuran karena ada warga yang berinteraksi dengan sapi diduga positif antraks cukup banyak, yakni pemilik, petugas penyembelihan hingga warga yang mengonsumsi hewan positif antraks tersebut.

Dinas Kesehatan Gunungkidul mengimbau kepada warga agar aktif melaporkan hewan sakit ke petugas atau jangan melakukan brandu atau mengonsumsi hewan mati karena penyakit untuk menghindari penyebaran antraks yang meluas

Saat ini, dari total 85 warga yang positif antraks kesemuanya sekarang dilakukan pemantauan dari dinas kesehatan setempat 

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut