Konsep Mobil Pintar Mahasiswa UGM Juarai Inovasi Teknologi di London
Menurut dia, meski sampah plastik dapat diubah menjadi bahan bakar, untuk mengonversi menjadi bahan bakar membutuhkan energi yang tidak sedikit.
Selanjutnya, Herman bersama timnya memiliki ide untuk memanfaatkan panas dari gas knalpot mobil untuk mengonversi limbah plastik menjadi bahan bakar. Alasannya, panas knalpot mobil bisa mencapai 500-800 derajat Celcius sehingga memungkinkan untuk proses pirolisis atau pemanasan untuk mengubah plastik menjadi bahan bakar.
"Jenis limbah plastik apa saja bisa digunakan tetapi kami tidak menyarankan plastik PVC karena bisa merusak lingkungan dan mesin. Satu kilogram plastik kami perkirakan bisa menghasilkan 1,1 liter bahan bakar," kata dia.
Selain itu, mobil yang dirancang tersebut juga dilengkapi dengan teknologi Microalgae Cultivation Support (MCS) yang mampu mengurangi jumlah CO2 gas buang kendaraan. "Tetapi lomba ini masih sebatas ide, ke depan kami ingin mengaplikasikan langsung pada mobil," kata dia.
Anggota Tim MCS, Alayyubi mengatakan, kreasi mobil ini muncul lantaran keprihatinan mereka dengan banyaknya sampah plastik. Sampah plastik telah menjadi masalah di seluruh duni, tidak hanya di Indonesia. Padahal sampah plastik merupakan produk turunan dari minyak bumi. "Dari situ kami tertantang untuk mengonversi kembali ke dalam bentuk minyak bumi,” ujarnya.