Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 9 Remaja Diduga Serang Polisi di Eks MTQ Kendari Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Kapten VOC Terkenal Sakti dan Kebal Tewas Tertusuk Tombak Sakti Mataram

Sabtu, 05 Februari 2022 - 05:49:00 WIB
Kisah Kapten VOC Terkenal Sakti dan Kebal Tewas Tertusuk Tombak Sakti Mataram
Ilustrasi. Untung Surapati. (Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Kapten Tack sempat disodok tombak, namun tidak terluka, sang kapten VOC itu balik menyerang Untung Surapati. Oleh Surapati, Kapten Tack didekati dan dihantam bertubi-tubi, namun tak dirasakan. Sosok Kapten Tack terkenal sakti dan kebal senjata tajam. 

Bahkan keris Surapati yang sebelumnya berhasil membunuh Kapren Brikman, sampai patah ujungnya. Sesudah melempar kerisnya, Surapati mengganti keris dengan keris lainnya untuk ditikamkan ke dada Kapten Tack. Namun sang kapten, masih tetap berdiri tegak di hadapan Surapati. 

Karena terdesak,  Kapten Tack akhirnya dibantu oleh 12 orang opsir VOC lainnya. Mereka pun balik melawan Untung Surapati yang membuat Surapati harus mundur dari medan laga untuk beristirahat ke Pagongan. Tentara kompeni masih menembaki dan kejauhan. Saat beristirahat inilah, Surapati diperintahkan penguasa Mataram Sultan Amangkurat II untuk menghadapnya. 

Di sana Surapati sempat memohon ampun kepada sang raja, tetapi ia justru meminta Pangeran Puger dan pasukannya untuk membantu Untung Surapati, yang terlihat kelelahan. Pangeran Puger kemudian turun dari sitinggil dan pergi ke kamandungan. Ia kemudian memilih para pasukan elite pilihannya untuk bersiap perang. 

Pangeran Puger sendiri kemudian berganti pakaian dan menuju medan perang. Gabungan pasukan Pangeran Puger, Untung Surapati, dan Patih Anrangkusuma membuat pasukan VOC dibuat kocar-kacir. Bahkan Pangeran Puger langsung bisa berhadapan dengan Kapten Tack. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut