Kisah Inspiratif Sahid, Anak Buruh Lulus Cumlaude IPK 3,83 di UNY Tanpa Skripsi dan KKN
“Saya bersikukuh bahwa Sahid harus kuliah,” kata Jumini, ibu kandungnya.
Doa sang ibu ampuh sehingga Sahid terkejut ketika H-3 penutupan SNMPTN dia termasuk siswa eligible untuk mendaftar seleksi. Sahid mulai menelusuri jurusan-jurusan yang ada di kampus UNY karena memang sudah terkenal sebagai universitas pendidikan dan tertuju pada prodi Pendidikan Teknik Elektronika.
Laki-laki kelahiran KulonpProgo, 6 Maret 2002 tersebut diterima di UNY melalui jalur SNMPTN dan mendapatkan beasiswa KIP Kuliah sehingga biaya pendidikannya diperoleh secara cuma-cuma.
“Tanpa beasiswa KIPK saya tentu tidak dapat menempuh jenjang perkuliahan sehingga selama kuliah saya bertekad untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang belum pernah saya lakukan sebelumnya yaitu bidang riset dan penelitian,” ujar Sahid.
Dia mengikuti organisasi UKM Riset di tingkat universitas dan mengikuti berbagai kompetisi perombaan dalam berbagai ajang di tingkat nasional. Pengalaman Sahid dan timnya dalam mengikuti kompetisi dimulai dengan mengikuti lomba Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) tahun 2021 di UNS namun pada kompetisi tersebut mereka harus puas sebagai finalis dan belum berhasil memperoleh kejuaraan.