Kisah Inspiratif Ikhwan Khanafi, Penyandang Tunanetra Diterima Kuliah di UNY
Berbekal sertifikat kejuaraan yang dimiliki baik dalam bidang sastra maupun karya ilmiah, warga Ngaglik, Kalipucang, Grabag, Magelang ini memutuskan untuk mendaftar lewat jalur mandiri.
Ikhwan juga tergabung dalam Komunitas Yuk Menulis (KMY) dan memeroleh banyak ilmu tentang kepenulisan. Sampai saat ini, dia juga telah menerbitkan dua buku antologi cerpen berjudul ‘Menuai Hikmah’ dan ‘Berkilau dalam Temaram’ di Goresan Pena.
Salah satu cerpen yang ditulis berjudul ‘Berkilau dalam Temaram’ mengisahkan pengalaman seorang difabel tunanetra yang bersekolah di sekolah biasa. Cerpen ini mengangkat betapa pentingnya inklusivitas atau sebuah pengakuan dan penghargaan atas eksistensi keberbedaan khususnya bagi para difabel.
Penyandang disabilitas atau orang berkebutuhan khusus tetap bisa melakukan kegiatan sehari-hari dan harus diperlakukan secara setara.
Selain fokus pada bidang kepenulisan, alumni MAN 2 Sleman tersebut juga memiliki rencana lain selama di UNY. Rencana ke depannya Ikhwan ingin masuk Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia (KMSI) dan UKM Al-Huda UNY. Harapan dari Ikhwan sangat besar untuk mendapatkan pengetahuan dan berbagi ilmu ke depannya.