Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati
Advertisement . Scroll to see content

Kenalan Lewat Medsos, Pelajar SD Dicabuli Remaja 19 Tahun di Pantai Parangtritis

Jumat, 20 Januari 2023 - 09:45:00 WIB
Kenalan Lewat Medsos, Pelajar SD Dicabuli Remaja 19 Tahun di Pantai Parangtritis
Seorang pelajar SD di Gunungkidul menjadi korban pencabulan.(Foto: Ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Aksi pencabulan terhadap bocah di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul. Seorang pelajar kelas VI SD, dicabuli FJS (19) remaja yang dikenal lewat media sosial. 

Informasi yang dihimpun iNews.id di lapangan, aksi pencabulan dilakukan pelaku di sebuah penginapan yang ada di Pantai Parangtritis, Bantul pada akhir pekan lalu.

"Awalnya mereka berkenalan lewat medsos," kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (19/1/2023). 

Kanit Reskrim Polsek Patuk AKP Soni Yuniawan membenarkan adanya laporan kasus pencabulan yang menimpa anak di bawah umur. Antara keluarga korban dan pelaku sudah dua kali bertemu untuk menyelesaikan masalah ini. Namun tidak ada titik temu, dan kasus ini akhirnya dilaporkan ke Polsek pada Rabu (18/1/2023) sore. 

Soni menyebut, pihak orang tua korban tidak terima anaknya menjadi korban pencabulan. Apalagi dalam pertemuan untuk musyawarah tidak ada titik temu. Orang tua korban yang tak terima kemudian datang ke Mapolsek Patuk. 

"Yang melaporkan itu orangtuanya. Ibunya," ujar dia.

Aksi pencabulan ini terungkap, setelah pengasuh anak tersebut kebingungan mencari korban yang hilang. Sudah dilakukan pencarian namun korban tidak juga ditemukan. Hingga akhirnya korban pada sore hari diantar pulang oleh pelaku ke rumahnya.  

Orang tua korban yang curiga kemudian menginterogasi korban dan mengaku habis jalan-jalan di Pantai Parangtritis. Korban juga mengakui telah dicabuli oleh pelaku.  

“Kami sudah melayangkan surat panggilan, tetapi pelaku belum datang,” ujarnya. 

Editor: Kuntadi Kuntadi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut