Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Santri Dukung Ganjar Latih Warga Cihowe Bogor Buat Pupuk Organik dari Sampah
Advertisement . Scroll to see content

Kembangkan Padi Sintanur, Petani Kulonprogo Panen Raya

Rabu, 12 Agustus 2020 - 18:27:00 WIB
Kembangkan Padi Sintanur, Petani Kulonprogo Panen Raya
Petani Kulonprogo panen raya padi jenis sintanur dengan produksi cukup tinggi. (Foto: iNews.id/Budi Utomo)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Petani di Kaligintung, Kecamatan Temon, Kulonprogo sukses mengembangkan padi jenis sintanur dengan tingkat produksi mencapai 8,2 ton gabah kering giling (GKG) per hektare. Padahal dalam masa tanam kedua (MT II) rata-rata produksi 6,5 ton per hektare.

“Panen kali ini sungguh luar biasa mampu mencapai 8,2 ton GKG,” kata Ketua Kelompok Tani Silayur, Sapto di sela-sela acara wiwitan dan panen raya padi MT II di Bulak Silayur, Kaligintung, Temon, Rabu (12/8/2020).

Kelompok tani ini menggarap lahan persawahan seluas 29 hektare. Selain Sintanur, juga dikembangkan padi dengan varietas Ciherang dan Suppadi.

“Tahun lalu produksinya hanya 7,2 ton GKG per hektare,” katanya.

Dalam mengembangkan tanaman padi, petani menggunakan pola tanam jajar legawa 41 dengan jarak tanam 25 cm. Sejak persemaian para petani mengandalkan aplikasi agen hayati untuk menekan populasi hama wereng dan jamur.

Selain itu para petani juga menggunakan pupuk forsil yang merupakan pupuk mikro majemuk anorganik yang bisa larut dalam air. Forsil yang diperkaya silika yang dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Selain itu juga berfungsi melindungi tanaman dari serangan hama dan penyakit.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut