Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY
Advertisement . Scroll to see content

Kelompok Budi Daya Garam Gunungkidul Sulit Pasarkan Produk, Akhirnya Berhenti Produksi

Selasa, 02 Agustus 2022 - 23:26:00 WIB
Kelompok Budi Daya Garam Gunungkidul Sulit Pasarkan Produk, Akhirnya Berhenti Produksi
Lokasi pembuatan garam di Pantai Dadapayam di Desa Kanigoro, Kabupaten Gunungkidul (Foto : Antara)
Advertisement . Scroll to see content

Kemudian dari pertemuan tiga hari tersebut, kata Suyatno, masih pada tahap evaluasi dari tim ahli khusus. Tim ahli itu mensurvei masing-masing lokasi apa yang menjadi kendala, karena sepanjang pantai selatan DIY yang terdapat pengelolaan garam terdapat kendala.

"Kendalanya karena kita hanya mengandalkan dari hasil jual garam. Itu kan kita belum bisa memasuki pasar, karena di standar kesehatan kita tidak lolos," katanya.

Hal itu membuat garam hasil produksi di Pantai Dadapayam hanya mampu dijual ke petani dan peternak dengan harga yang sangat rendah. Bahkan, sebagian garam ada yang tidak diperjualbelikan.

"Hasil garam hanya bisa dijual ke petani dan peternak dengan harga Rp1.000 per kilogram. Sedangkan anggota kelompok kemarin 40 orang," kata dia.

Persoalan tersebut membuat kelompok pembuat garam di Pantai Dadapayam menyerah. Mengingat hasil penjualan garam harus dibagi 40 orang dan itu sama sekali tidak ada keuntungannya.

"Karena itu kelompok menyerah, tidak ada dana untuk bekerja, misal per kilogram Rp1.000 dan ada satu kuintal hanya dapat Rp100 ribu dan harus dibagi 40 orang. Sehingga mereka menyerah dan dikembalikan ke Pemerintah Kalurahan Kanigoro pada 2021," katanya.

Editor: Ainun Najib

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut