Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aceh hingga Papua Selatan Masuki Kemarau, BMKG Peringatkan Lebih Kering dan Panjang!
Advertisement . Scroll to see content

Kekeringan Landa Gunungkidul, 1.927 Hektare Lahan Padi Terancam Gagal Panen

Rabu, 03 Juli 2019 - 03:00:00 WIB
Kekeringan Landa Gunungkidul, 1.927 Hektare Lahan Padi Terancam Gagal Panen
Lahan persawahan yang mengering akibat musim kemarau di Gunungkidul. (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Ribuan lahan pertanian di Kabupaten Gunungkidul, DIY, terancam gagal panen. Data yang diperoleh, hingga Juli ini tercatat sudah ada 1.927 hektare lahan yang mengalami kekeringan dengan perkiraan kerugian mencapai Rp28 miliar.

“Jumlahnya masih bisa bertambah karena kami terus mendata di lapangan,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Raharjo Yuwono di kantornya, Selasa (2/7/2019).

Dia menjelaskan, data Juni silam yang mengalami kekeringan sekitar 400 hektare. Namun memasuki Juli, meningkat hingga empat kali lipat. Hal ini menyusul banyaknya sawah yang kering karena tidak ada lagi suplai air dari saluran irigasi.

“Lahan yang terdampak kekeringan ini tersebar di 10 kecamatan. Terparah di wilayah Gedangsari, ada 860 hektar tanaman padi yang puso dan gagal dipanen,” katanya.

Kondisi itu pun membuat petani merugi. Raharjo mencontohkan, dalam setiap hektare lahan diperkirakan bisa memproduksi 4 sampai 5 ton padi. Dengan harga gabah per kilogram Rp3.700, maka kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp28 miliar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut