Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hebat di Asrama Haji Ternate, 4 Mobil Damkar Dikerahkan
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Terus Bertambah, 3 Kabupaten di DIY Belum Akan Terapkan PSBB

Senin, 11 Mei 2020 - 18:46:00 WIB
Kasus Terus Bertambah, 3 Kabupaten di DIY Belum Akan Terapkan PSBB
Ilustrasi positif Covid-19. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id – Jumlah pasien Covid-19 di wilayah DIY terus mengalami peningkatan. Dari 159 kasus yang ada didominasi pasien dari Kabupaten Sleman, Bantul dan Gunungkidul. Meski begitu, ketiga kabupaten ini belum akan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Kita belum akan terapkan PSBB, tetapi penanganan akan kita lakukan secara masif,” ujar Bupati Sleman, Sri Purnomo usai bertemu dengan Gubernur DIY di Kepatihan, Yogyakarta, Senin (11/5/2020). Ikut dalam pertemuan ini Bupati Gunungkidul Badingah dan Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharjo.

Dinas Kesehatan Sleman, saat ini terus melakukan tracking terhadap penderita positif. Dari setiap kasus, ditindaklanjuti dengan melakukan tracking kepada orang yang melakukan kontak erat.

Dinas Kesehatan juga akan melakukan rapid test kepada 1.500 pengunjung Indogrosir. Rapid test akan dilakukan selama tiga hari mulai besok pagi di GOR Pangukan, Sleman. Setiap harinya akan ada 500 warga yang menjalani pemeriksaan. Ini dilakukan setelah adanya penyebaran Covid-19 di Indogrosir dengan jumlah penderita yang terus bertambah.

“Kalau nanti ada yang reaktif akan langsung diisolasi dan kita tempatkan di Asrama Haji Yogyakarta,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, terus melakukan tracking pasien positif Covid-19 di klaster Indogrosir, karena penambahan kasus baru sangat memungkinkan. Selain di Asrama Haji, Pemkab Sleman juga akan menggunakan Balai Diklat di Kalasan dan Rusunawa Gemawang.

“Tidak hanya Asrama Haji, kami juga memastikan kapasitas rumah sakit di Sleman untuk menampung pasien,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut