Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Brutal! Kakak Aniaya Adik Perempuan di Gowa hingga Memar di Sekujur Tubuh
Advertisement . Scroll to see content

Intel TNI dan Panwaslu Desa Jadi Korban Pengeroyokan di Kulonprogo

Senin, 08 April 2019 - 14:19:00 WIB
Intel TNI dan Panwaslu Desa Jadi Korban Pengeroyokan di Kulonprogo
Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara Nasution dan Dandim Kulonprogo Letkol Inf Dodit Susanto. (Foto: iNews/Budi Utomo)
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id – Anggota Intel Korem 072 Pamungkas Yogyakarta Serka Setyo Budi Haryanto menjadi korban pengeroyokan massa konvoi usai kampanye terbuka salah satu capres di Jalan Wates Bantar Kulon, Bangun Cipto, Sentolo, Kulonprogro, Minggu (7/4/2019) sore. Selain dia, seorang korban penganiayaan lainnya yakni anggota Panwaslu desa bernama Janarta, yang ketika itu coba melerai namun turut dianiaya.

Informasi yang diperoleh, peristiwa ini bermula saat korban bersama warga menonton konvoi masa simpatisan partai di lokasi kejadian dari arah barat menuju timur, pukul 17.15 WIB. Saat itu tidak jauh dari lokasi yakni di Jembatan Bantar terjadi keributan dan korban mengambil gambar dengan mengunakan ponsel.

Namun tiba-tiba korban diserang simpatisan karena mengambil gambar. Meski sudah mengaku anggota TNI, massa tetap menyerang dengan cara memukul menggunakan tangan kosong dan benda tumpul.

Mendapat pukulan korban melarikan diri ke arah perkampungan dan mendapat pertolongan dari warga. Selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit (RS) Nyi Ageng Serang Wates untuk mendapat tindakan medis. Akibatnya, Serka Setyo Budi mengalami luka sobek 7 cm di kepala bagian belakang hingga mendapat jahitan, serta luka sobek di pergelangan tangan kiri sepanjang 5 cm.

Selain Serka Setyo Budi, anggota Panwaslu desa juga menderita luka-luka. Janarta alami luka sobek di bagian kepala dan mendapat 5 jahitan. Kedua korban mendapat perawatan di RS Nyi Ageng Serang Wates.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut