Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Kedelai Naik Imbas Perang AS, Perajin Tempe di Jember Kelimpungan
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Meroket, Perajin Tempe Terancam Bangkrut

Minggu, 30 Mei 2021 - 22:08:00 WIB
Harga Kedelai Meroket, Perajin Tempe Terancam Bangkrut
Asikin, perajin tempe diTegal mengeluhkan mahalnya harga kedelai. (iNews/Yunibar)
Advertisement . Scroll to see content

TEGAL, iNews.id Harga kedelai di pasar tradisional di Tegal, Jawa Tengah mencapai Rp11.000 per kilogram. Padahal dalam kondisi normal harga kedelai hanya di kisaran Rp7.000 per kilogramnya. Kenaikan harga ini mengancam eksistensi perajin tahu dan tempe. 

“Harga kedelai naik terus, sedangkan harga tempe tetap. Lama-lama kami yang rugi,” kata perajin tempe di Kelurahan Debong Wetan Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal, Asikin, Minggu (30/5/2021). 

Akibat kenaikan kedelai, Asikin terpaksa meliburkan lima orang pekerja. Padahal mereka sudah membantu usahanya sejak puluhan tahun silam. Langkah itu terpaksa ditempuh agar usahanya tetap bertahan.

Agar usahanya tetap jalan, Asikin juga mencampur bahan utama dengan ampas tahu. Prosentasenya 75 persen kedelai dan 25 persen ampas tahu. 

“Tidak mungkin saya naikkan harga tempe takut tidak laku,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut