Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Kedelai Impor Melejit Imbas Perang AS-Iran, Perajin Tahu di Tegal Menjerit
Advertisement . Scroll to see content

Harga Kedelai Mahal, Perajin Tahu dan Tempe di Gunungkidul Kurangi Ukuran

Senin, 21 Februari 2022 - 20:54:00 WIB
Harga Kedelai Mahal, Perajin Tahu dan Tempe di Gunungkidul Kurangi Ukuran
Harga kedelai di Kabupaten Gunungkidul masih mahal membuat perajin tahu mengurangi ukuran. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Mahalnya harga kedelai mengancam usaha tahu dan tempe di Kabupaten Gunungkidul. Perajin terpaksa mengurangi ukuran dan menaikkan harga jual agar bisa bertahan. 

“Sekarang kami masih berjalan dengan menyiasati mengurangi ukuran tempe. Tidak tahu akan bertahan sampai kapan,” kata pengusaha tempe Kang Bonny, Agung Kristianto, di Gedangsari, Gunungkidul, Senin (21/2/2022). 
 
Menurutnya, kondisi saat ini sangat memberatkan perajin. Bahan baku kedelai impor sudah mahal. Sementara untuk menaikkan harga jual sulit dilakukan karena khawatir konsumen akan lari. Sementara ketika ukuran dikurangi, konsumen juga akan komplain. 

“Keuntungan sekarang tipis, karena harga kedelai sudah Rp12.000 sedangkan harga jual tempe Rp11.000,” katanya. 
  
Agar usahanya tetap bertahan, Agung terpaksa mengurangi ukuran tempe. Hal itu sulit dilakukan karena tidak ingin mengecewakan pelanggan.  

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut