Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Gus Muwafiq Minta Maaf soal Ceramahnya yang Dianggap Hina Nabi Muhammad

Selasa, 03 Desember 2019 - 14:37:00 WIB
Gus Muwafiq Minta Maaf soal Ceramahnya yang Dianggap Hina Nabi Muhammad
Screen shoot Gus Muwafiq saat menyampaikan klarifikasi terkait isi ceramahnya yang viral dan dianggap menghina Nabi Muhammad, Senin (2/12/2019). (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

“Akan tetapi, saya sampaikan kemarin kalimat itu di Purwodadi, sesungguhnya adalah itulah tantangan kita hari ini. Bahwa milenial hari ini selalu berdiskusi dengan saya tentang dua hal tersebut. Saya yakin dengan seyakin-yakinnya nur Muhammad itu memancarkan sinar. Akan tetapi, generasi sekarang banyak bertanya, apakah sinarnya seperti sinar lampu. Dan semakin dijawab, semakin tidak ada juntrungnya,” kata Gus Muwafiq.

Ulama Nahdlatul Ulama (NU) itu juga menjelaskan terkait kata rembes dalam potongan ceramahnya yang viral di media sosial. “Lantas kemudian terkait dengan kalimat rembes, rembes itu dalam bahasa Jawa artinya punya umbel, tidak ada lain. Bahasa saya rembes itu umbelan itu, ini terkait juga dengan pertanyaan biasanya, apakah anak yang ikut dengan kakeknya ini kan bersih. Karena kakek saking cintanya sama cucu sampai cucunya kadang, apa-apa juga boleh. Hal itu saja yang sebenarnya,” katanya.

Dia pun kembali menegaskan bahwa isi ceramahnya itu tidak menghina Nabi Muhammad. Apalagi, dia sejak kecil telah dididik untuk menghargai Rasulullah. Namun, dia menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mengingatkan dirinya.

“Alhamdulillah, saya diingatkan, terima kasih. Dan demi Allah tidak ada sedikit pun saya menghina Rasulullah. Saya dari kecil dididik untuk menghargai Rasulullah. Ini bukan masalah keyakinan, ini tantangan. Kita sering ditantang untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan milenial yang kadang kita sendiri sudah enggak tahu jawabannya karena mereka sudah nggak percaya dengan jawaban-jawaban kita,” katanya.

Ulama yang tinggal di Kota Sleman, Daerah Istimewa Yogyakakarta ini juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kaum Muslimin di Indonesia jika kalimatnya dianggap terlalu lancang. Baginya, yang dia alami saat ini merupakan cara Allah menegurnya.

“Untuk seluruh kaum muslimin di Indonesia, apabila kalimat ini dianggap terlalu lancang, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada maksud menghina. Mungkin hanya inilah cara Allah menegur agar ada lebih adab terhadap Rasulullah dengan kalimat-kalimat yang sebenarnya sederhana. Tetapi, beberapa orang menganggap ini kalimat yang cukup berat. Kepada seluruh kaum muslimin, saya mohon maaf. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” katanya.

Dari pantauan iNews, sampai Selasa (3/12/22019), pukul 14.30 WIB, video klarifikasi Gus Muwafiq ini telah ditonton 46.603 kali dan dikomentari 1.108 netizen.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut