Gunung Merapi Keluarkan 62 Kali Guguran Lava, Jarak Luncur Capai 1,9 Km
Dalam minggu ini, BPPTKG mencatat kegempaan Gunung Merapi sebanyak 92 kali gempa vulkanik dangkal (VTB), 259 kali gempa Fase Banyak (MP), 1 kali gempa frekuensi rendah (LF), 1.055 kali gempa guguran (RF), dan 11 kali gempa tektonik (TT). Intensitas kegempaan pada minggu ini masih cukup tinggi.
“Pada minggu ini tidak dilaporkan adanya penambahan aliran maupun lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi,” tulis BPPTKG.
BPPTKG mengimbau masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
“Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali,” tulis BPPTKG.
Lebih lanjut, BPPTKG melaporkan berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental maka disimpulkan aktivitas vulkanis Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.