Deretan Gunung Berapi Paling Aktif di Indonesia, Nomor 4 Picu Tsunami Dahsyat
Gunung Kelud mengeluarkan letusan eksplosif berupa aliran magma yang menyebabkan hujan krikil yang cukup lebat dirasakan masyarakat di wilayah Kecamatan Ngancar, Kediri, Jawa Timur, hingga Kota Pare, Kediri. Suara letusannya diketahui terdengar sampai Kota Surabaya, Solo, Yogyakarta, bahkan Purbalingga di Jawa Tengah.
Di antara gunung berapi paling aktif di Indonesia lainnya, Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu gunung berapi yang cukup banyak dikenal, baik masyarakat Indonesia bahkan hingga masyarakat mancanegara.
Hal ini dikarenakan letusan Gunung Krakatau pada tanggal 24 Agustus 1883 yang lalu menyebabkan korban meninggal mencapai 36.417 jiwa dan menyebabkan beberapa wilayah mengalami kegelapan.

Pada 1927 Gunung Krakatau juga mengalami letusan yang terjadi di bawah laut dan menyebabkan kemunculan Gunung Anak Krakatau. Gunung Anak Krakatau terletak di Selat Sunda yaitu di antara pulau Sumatera dan pulau Jawa. Gunung Anak Krakatau memiliki ketinggian 110 meter dari permukaan laut.
Pada 23 Desember 2018, Gunung Anak Krakatau meletus hingga menimbulkan tsunami besar di Selat Sunda akibat longsoran tubuh gunung tersebut. Bencana itu mengakibatkan 429 orang tewas, 7.202 luka-luka dan 23 orang hilang.