Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY
Advertisement . Scroll to see content

Gepako Desak Kelompok Pengusung Khilafah Ditindak Tegas, Jangan Sampai Masuk DIY

Jumat, 03 Juni 2022 - 20:43:00 WIB
Gepako Desak Kelompok Pengusung Khilafah Ditindak Tegas, Jangan Sampai Masuk DIY
Panglima Gerakan Antikomunis (Gepako ) Gandung Pardiman mendesak Polri menindak tegas kelompok pengusung khilafah. (Foto : Dok Humas GPC)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id- Gerakan Pasukan Anti Komunis (Gepako) mendesak Polisi menindak tegas kelompok-kelompok pengusung khilafah. Polri tak boleh ragu untuk mengambil tindakan terhadap kelompok yang anti-Pancasila ini. 

"Belum lama ini muncul konvoi pemotor yang membawa atribut bertuliskan  Kebangkitan Khilafah. Ini jelas ingin membangkitkan Khilafah dan anti ideologi Pancasila. Oleh karena itu ini harus segera ditindak tegas dan jangan ada pembiaran," tegas panglima Gepako Gandung Pardiman dalam keterangan persnya, Jumat (3/6/2022).

Anggota DPR RI ini mendesak Polri bertindak tegas kepada kelompok yang ingin menggantikan dasar negara Republik Indonesia, Pancasila dengan ideologi lainnya.   

Menurut Gandung, peristiwa konvoi rombongan pemotor mengampanyekan 'kebangkitan khilafah' merupakan bentuk pelanggaran hukum di Indonesia.

"Tindakan tersebut dapat merongrong wibawa pemerintah yang sudah jelas - jelas melaranga danya organisasi pengusung alirah Khilafah. Polri harus segera menelusuri keberadaan organisasi melakukan tindakan tegas demi tegakanya negara berdasarkan Ideologi Pancasila," ujarnya. 

Gandung Pardiman juga meminta Kapolda DIY untuk melakukan pencermatan kemungkinan masuknya Khilafatuh Muslimin di DIY.

"Kami meminta Kapolda DIY untuk mencegah sedini mungkin jangan sampai  khillafatul muslimin masuk DIY," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut