Gempa di Pacitan Terjadi usai Erupsi Gunung Merapi, BPPTKG: Tidak Ada Kaitan
YOGYAKARTA , iNews.id - Warga Daerah Istimewa Yogyakarta dikejutkan aktivitas alam dalam dua hari berturut-turut. Pertama erupsi eksplosif Gunung Merapi pada Minggu (21/6/2020) dan gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 5.0 yang terjadi dini hari tadi (22/6/2020) sekira pukul 02.33 WIB.
Namun Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) memastikan gempa bumi di barat Daya Pacitan tersebut tidak ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Merapi. Keduanya memiliki aktivitas yang berbeda.
Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan, letusan eksplosif Merapi yang terjadi pada Minggu (21/6/2020) merupakan aktivitas vulkanik karena suplai magma dari dapur magna masih terus terjadi. Aktivitas erupsi pun kecil sehingga tidak mungkin menimbulkan dampak gempa.
"Saat ini erupsi Merapi masih merupakan erupsi kecil dengan tingkat ekplosivitas yang rendah. Ini tidak ada kaitannya dengan gempa bumi dini hari tadi," katanya, Senin (22/6/2020).
Dia berharap masyarakat tetap tenang dengan aktivitas Gunung Merapi. Hal ini merupakan kejadian yang berbeda dengan gempa bumi yang membangunkan warga karena kekuatan yang mencapai 5 skala richter (SR).