Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Pendaki Gunung Monrolo Maros Tersambar Petir, 1 Orang Tewas
Advertisement . Scroll to see content

Gelombang Capai 4 Meter, Wisatawan Dilarang Mandi di Sepanjang Pantai Selatan

Senin, 12 Desember 2022 - 21:20:00 WIB
 Gelombang Capai 4 Meter, Wisatawan Dilarang Mandi di Sepanjang Pantai Selatan
Wisatawan atau masyarakat yang mengunjungi lokasi wisata pantai selatan diminta tidak mandi di laut. (Foto : Antara)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id- Gelombang tinggi tengah melanda Pantai Selatan Yogyakarta. Wisatawan atau masyarakat yang mengunjungi lokasi wisata pantai selatan diminta tidak mandi di laut, pantai dan bibir pantai.

Humas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) DIY Pipit Eriyanto menyebut imbauan ini menyusul peringatan dini dari BMKG yang memperkirakan tinggi gelombang di laut selatan DIY bisa mencapai 2,5 meter sampai 4 meter mulai 12 hingga 13 Desember 2022.

"Jadi untuk sepanjang pantai selatan DIY memang tidak direkomendasikan untuk bermain air atau mandi," ujar Pipit.

Pipit meminta agar wisatawan dan warga yang tinggal di pesisir Pantai Selatan  untuk terus memantau informasi dari BMKG.

Selain itu wisatawan juga diminta menaati seluruh arahan dari petugas SAR Linmas yang bersiaga di sepanjang pantai selatan DIY. Petugas SAR Linmas tersebar di lima wilayah pantai di DIY, yakni di Pantai Sadeng, Pantai Baron, Pantai Parangtritis dan Pantai Baru serta Pantai Glagah. "Saat ketika ada wisatawan yang terlalu ke tengah akan langsung diingatkan," kata dia.

Menurutnya banyak kasus wisatawan terseret ombak lantaran tidak mematuhi imbauan petugas atau abai dengan papan peringatan yang telah terpasang di beberapa titik pantai.

"Tidak sedikit wisatawan yang menganggap bahwa pantai selatan sama saja dengan pantai utara sehingga peringatan terkait zona bahaya kerap diabaikan," ujar dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut