Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sosok Sertu Muhammad Nur, Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon, Tinggalkan Bayi 7 Bulan
Advertisement . Scroll to see content

Gara-Gara Terusik, Israel Sebut Kelompok Pejuang HAM Palestina sebagai Organisasi Teroris

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 13:15:00 WIB
Gara-Gara Terusik, Israel Sebut Kelompok Pejuang HAM Palestina sebagai Organisasi Teroris
Seorang gadis mengenakan ikat kepala PFLP. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Gara-gara terusik, Israel menyebut enam organisasi hak asasi manusia (HAM) Palestina sebagai organisasi teroris. Organisasi tersebut telah mendokumentasikan dugaan pelanggaran HAM oleh Israel.

Keenam organisasi itu adalah Al-Haq, sebuah kelompok hak asasi manusia yang didirikan pada 1979, Addameer, Pertahanan untuk Anak Internasional – Palestina, Pusat Penelitian dan Pengembangan Bisan, Komite Persatuan Perempuan Palestina dan Komite Persatuan Kerja Pertanian.

Kementerian Pertahanan Israel menuding mereka terkait dengan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), sebuah gerakan politik sekuler dengan sayap bersenjata yang di masa lalu melakukan serangan terhadap Israel.

"Kelompok-kelompok tersebut aktif di bawah naungan organisasi masyarakat sipil, tetapi dalam praktiknya termasuk dan merupakan sayap kepemimpinan (PFLP), yang kegiatan utamanya adalah pembebasan Palestina dan penghancuran Israel," kata Kementerian Pertahanan Israel seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (23/10/2021).

Israel mengklaim organisasi-organisasi itu dikendalikan oleh para pemimpin senior PFLP dan mempekerjakan anggotanya, termasuk beberapa yang berpartisipasi dalam aktivitas teror.

"Kelompok-kelompok tersebut berfungsi sebagai sumber utama pembiayaan untuk PFLP dan telah menerima sejumlah besar uang dari negara-negara Eropa dan organisasi internasional," tuding Kementerian Pertahanan Israel.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut