Duet Bersama Gus Baha, TGB Bahas Kebahagiaan Beragama
Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Cabang Indonesia ini pun menyinggung adanya umat Islam yang tanpa sadar menghadirkan agama dalam bentuk yang menyulitkan.
“Allah di awal Surat Thaha mengatakan, kami tak turunkan Alquran untuk kemudian membuatmu kesulitan. Alquran bukan hendak memberatkan hidup kita, dihadirkan supaya bahagia,” terangnya.
Disampaikan, bila sebagai umat Islam merasa sumpek atau pengap dengan keislaman bukan salah agama, bukan salah Alquran dan Hadis. Itu adalah kekeliruan dalam beragama, dibuat terbolak-balik.
“Yang dipentingkan agama ditinggalkan, yang kurang penting justru dibahas sampai memenuhi ruang publik,” tegasnya.
TGB pun menyinggung ketika Allah tak mendetilkan suatu hal, maka sebagai manusia tidak usah repot mencari tahu. Letakkan sesuatu pada tempatnya, itu menjadi azas kebahagiaan. Merasa lapang menyikapi musibah dan kebahagiaan.(*)