Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MHX Surabaya 2026 Hadirkan 20 Rumah Sakit Malaysia, Tawarkan Layanan Wisata Medis
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Spesialis Belum Merata, Kemenkes Akan Beri Insentif Khusus

Senin, 17 Juni 2019 - 23:28:00 WIB
Dokter Spesialis Belum Merata, Kemenkes Akan Beri Insentif Khusus
Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Bambang Supriyatno memukul gong dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KKI di Sahid Hotel, Yogyakarta, Senin (17/6/2019). (Foto: iNews.id/Kuntadi)
Advertisement . Scroll to see content

SLEMAN, iNews.id – Keberadaan dokter di Indonesia belum terdistribusi secara merata di seluruh wilayah. Banyak daerah pedalaman ataupun pinggiran yang belum tersentuh dengan akses kesehatan dan dokter. Sementara dokter spesialis, lebih banyak terfokus di daerah pusat perkotaan.

Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Bambang Supriyatno mengatakan, secara jumlah keberadaan dokter umum sudah sesuai dengan yang disyaratkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Menurut dia, dibandingkan dengan jumlah penduduknya sudah cukup. Namun distribusi mereka belum merata. Banyak daerah pinggiran ataupun pedalaman yang belum tersentuh dengan dokter, khususnya dokter spesialis.

“Mungkin yang memenuhi persyarata hanya ada di 11 provinsi saja,” katanya di sela-sela Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KKI di Sahid Hotel, Yogyakarta, Senin (17/6/2019).

KKI, kata dia, tidak memiliki kewenangan untuk mendistribusikan dan pemerataan. Namun kewenangan ini ada di Kementerian Kesehatan. KKI hanya bisa mendorong kepada para tenaga medis untuk mau berjuang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. “Kita terus lakukan sosialisasi itu,” ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut